JICT Manfaatkan Teknologi Sensor untuk Percepat Dwelling Time

JICT Manfaatkan Teknologi Sensor untuk Percepat Dwelling Time

JICT Manfaatkan Teknologi Sensor untuk Percepat Dwelling Time

Jakarta, CNN Indonesia -- PT Jakarta International Container Terminal (JICT) dan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) sepakat

untuk memanfaatkan teknologi sensor untuk meningkatkan keselamatan pengemudi truk, yang sekaligus memudahkan petugas dalam melakukan tracking barang dalam kontainer.

“JICT dan Aptrindo telah menandatangani nota kesepahaman terkait pemasangan sensor kepada sopir truk untuk kemudahan tracking barang," ujar Wakil Direktur Utama JICT Riza Erivan, dikutip Selasa (14/3).

Menurut Riza, perusahaannya terus berupaya menciptakan pelayanan terminal petikemas yang handal melalui penguatan sistem sekaligus produktivitas. Saat ini, rata-rata dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara dan Pelabuhan Soekarno-Hatta di Makassar adalah 2,5 hari.

"JICT telah melakukan berbagai macam inovasi. Diantaranya penggunaan sistem operasi Next, e-billing system dan JICT New Autogate dengan teknologi Weight In Motion serta penambahan alat-alat modern serta perluasan area penumpukan," kata Riza.

Upaya-upaya ini pada akhirnya menjadikan JICT sebagai salah satu pelabuhan petikemas terbaik di Asia.

"Tahun ini JICT kembali dinominasikan sebagai pelabuhan petikemas terbaik Asia dalam ajang Asian Freight and Logistics Supply Chain Award 2017. Sebelumnya, JICT telah memenangkan penghargaan tersebut sebanyak empat kali," pungkasnya. (Gentur P/Gentur P)