Pelindo Tingkatkan Kapasitas Makassar New Port Jadi 2,5 Juta TEUs

JAKARTA, KOMPAS.com – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo meningkatkan kapasitas Makassar New Port sebesar 150 persen dari semula 1 juta TEUs menjadi 2,5 juta TEUs seiring dengan tuntasnya pembangunan tahap 1B dan 1C. Pembangunan Tahap 1B dan 1C dilakukan lantaran Makassar New Port Tahap 1A atau Terminal Peti Kemas New Makassar (Terminal 2) saat ini juga sudah mencapai titik optimum. Regional Head 4 Pelindo Enriany Muis mengatakan, Terminal Peti Kemas New Makassar (Terminal 2) kerap mencatat capaian kegiatan bongkar muat rata-rata di atas 100 persen.

“Capaian arus bongkar muat barang pada November 2023 misalnya, mencapai 121,3 persen dibandingkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2023,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (6/1/2024). Pada 2023, awalnya Pelindo Regional 4 menetapkan RKAP arus bongkar muat sebesar 193.287 TEUs. Namun, melihat derasnya arus bongkar muat di awal-awal 2023, Pelindo lalu menaikkan target dalam RKAP Perubahan 2023 menjadi 212.675 TEUs. “Sampai November 2023, arus bongkar muat di Makassar New Port sudah menembus 257.981 TEUs,” kata Enriany.

Pemerintah kemudian menetapkan Proyek Strategis Nasional (PSN) Makassar New Port. Peletakan batu pertama (ground breaking) pelabuhan yang terletak sekitar 5 kilometer dari Soekarno Hatta dilakukan Presiden Joko Widodo pada Mei 2015. Makassar New Port dirancang menjadi pelabuhan utama sekaligus hub bagi pelabuhan-pelabuhan di Indonesia Timur, terutama untuk kegiatan ekspor. Sebelumnya, ekspor berbagai produk andalan dari Indonesia Timur seperti cokelat, kopi, dan olahan kayu diekspor melalui Tanjung Perak di Surabaya atau Tanjung Priok di Jakarta.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pelindo Tingkatkan Kapasitas Makassar New Port Jadi 2,5 Juta TEUs”, Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2024/01/06/210000626/pelindo-tingkatkan-kapasitas-makassar-new-port-jadi-2-5-juta-teus.

Pelindo Tingkatkan Kapasitas Makassar New Port Jadi 2,5 Juta TEUs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *